Home > Relevan Artikel > Jenis Plastik

Jenis Plastik

November 29th, 2009 Leave a comment Go to comments

Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida.
Para ahli di dunia telah sepakat membuat kode untuk mengenali bahan-bahan pembuat plastik. Tujuannya tentu untuk memudahkan konsumen mengenali bahaya dan keamanan wadah yang terbuat dari plastik. Kode ini berupa angka yang biasanya ditempatkan di bokong kemasan dalam tanda berbentuk segitiga.

Bagaimana membaca kode itu?
Segitiga menunjukkan bahwa kemasan plastik tersebut adalah produk daur ulang. Lalu, kode angka pada segitiga itu saling berkaitan dengan huruf yang ada di bawahnya. Angka dan huruf ini menunjukkan jenis plastik penyusunnya. Hingga saat ini, ada tujuh kode pada kemasan plastik yang biasa digunakan:

1. PETE atau PET
Artinya plastik tersebut tersusun dari polyethylene terephthalate. Kemasan dengan angka ini berarti mengandung 30% PET. Biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Botol-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Bahan ini juga tidak balk untuk menyimpan makanan serta minuman panas, karena akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol bermigrasi ke makanan atau minuman. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.

2. HDPE
Bahan kemasan plastik ini tersusun oleh high sensity polyethylene (HDPE). Bahan baku plastik ini aman karena tidak bereaksi terhadap makanan atau minuman. Bahan ini lebih kuat, keras, buram, dan lebih tahan terhadap suhu tinggi sehingga biasa dipakai pada botol susu berwama putih susu, tupperware, galon air minum, dan kursi lipat.
Meski begitu, kemasan ini juga tidak untuk dipakai berulangkali. Sebab senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu dan itu berbahaya bagi kesehatan kita.

3. V atau PVC
Polyvinyl chloride adalah plastik yang paling sulit didaur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. Kandungan DEHA mudah bermigrasi pada suhu 15 derajat celcius. Bahan ini berbahaya dan sulit mengalami daur ulang.
PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

4. LDPE
Bahan ini terbuat dari low density polyethylene yang terbuat dari minyak bumi. Sifatnya kuat, agak tembus cahaya, fleksibel, dan permukaannya agak berlemak. Pada suhu di bawah 60 derajat celcius, sangat resisten terhadap senyawa kimia. Meski punya daya proteksi terhadap uap, air baik, akan tetapi kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen.
Barang dengan kode #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan dan juga dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat.

5. PP
Kemasan ini terbuat dari polypropylene yang merupakan pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.
Biasa ditemukan pada botol transparan tapi tidak terlalu jernih atau berawan. Plastik jenis ini berkarakter lebih kuat, ringan, dengan daya tembus uap yang rendah. Makanya plastik jenis ini aman untuk kemasan makanan dan minuman, juga tahan terhadap lemak dan stabil terhadap suhu tinggi.
Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.

6. PS
Ini adalah menandakan kemasan ini terbuat dari polystyrene (PS) atau biasa disebut polimer aromatik. Saat bertemu dengan makanan atau minuman, bahan ini dapat mengeluarkan bahan styrene. Bahan ini harus dihindari karena berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, pertumbuhan dan sistem saraf.
Banyak dipakai dalam produk-produk elektronik sebagai casing, kabinet dan komponen-komponen lainya. Peralatan rumah tangga yang terbuat dari polistirena, a.l: sapu, sisir, baskom, gantungan baju, ember.

7. Other
Artinya bahan ini tersusun selain dari enam bahan plastik yang disebutkan di atas. Kandungannya antara lain styrene acrylonitrile (SAN), acrylonitrile butadiene styrene (ABS), polycarbonate (PC) dan nylon.
Kandungan SAN biasa terdapat pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan.
Kandungan ABS biasa untuk bahan mainan lego dan pipa. SAN dan ABS memiliki resistensi tinggi terhadap reaksi kimia, kuat, dan tingkat kekerasannya dapat ditingkatkan tapi aman.
Adapun PC biasanya ada pada botol susu bayi, gelas anak batita, botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula. Kandungan PC berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas.

Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol ini, terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia . Oleh karena itu, kalau anda ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol lebih mahal, harga tersebut lebih berharga dibandingkan kesehatan keluarga kita.
Pada akhirnya. Hindari penggunaan plastik apapun di Microwave. Gunakan bahan keramik, gelas atau pyrex sebagai gantinya.

Sumber: http://tukanglas.wordpress.com/2009/06/17/mengenal-jenis-plastik/





Silakan Mengisikan Komentar

Pencarian Tags : Plastik
Hasil Pencarian dari tenangjaya.Com :
Pencarian Kata Kunci : Jenis Plastik


Daftar pencarian mesin pencari pada situs tenangjaya.Com:
makalah pengelolaan sampah plastik di jakarta (1) - PEMBANGKIT LISTRIK (1) - cara pengolahan sampah melalui penumpukan (1) - faktor keberhasilan usaha tani (2) - faktor jatuhnya seresah (1) - pengolahan sampah plastik jadi kerajinan tangan (1) - tumbuhan indonesia yang jual ekonomi tinggi dan manfaat bagi manusia wiki (2) - contoh makalah pengambilan sampel bakso (1) - pemanfaatan sampah anorganik (1) - pemanfaatan b3 bagi masyarakat (1) - pemanfaatan sampah anorganik (2) - pengertian penimbunan sampah (3) - solusi mengenai akibat populasi manusia yang yang meningkat berdampak pada lingkungan (1) - artikel kondisi sosial masyarakat di desa (1) - pengertian pembakaran sampah (3) - daftar nama perusahaan yang memiliki AMDAL (3) - pengertian AMDAL menurut NEPA 1969 (2) - contoh dampak kesehatan dari kegiatan amdal adalah (1) - makalah teknik pengambilan sampel air sumur (1) - Pengambilan sample keracunan aluminium (1) - populasi manusia terhadap ketersediaan lahan (1) - pengertian penumpukan (1) - pengertian penumpukan sampah (11) - Faktor-faktor yang mempengaruhi Mutu Biodiesel (2) - faktor-faktor yang mempengaruhi siklus hidrologi (2) - manajemen pengelolaan klinik (1) - hutan lindung wikipedia (1) - permasalahan gejala alam biotik (1) - Solusi atau manfaat sampah (1) - makalah tentang upaya penanggulangan air yang tercemar akibat limbah industri (1) - dampak limbah b3 terhadap populasi ikan (1) - pencemaran air tanah oleh intrusi air asin (2) - manfaat lingkungan bagi kehidupan manusia (1) - PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP AKIBAT BIOGAS (1) - Dampak positif dan negatif dari biogas (1) - jurnal sumber daya air (2) - manfaat pentingnya daur ulang bagi mahluk hidup dan lingkungannya (1) - sisi negatif pelestarian alam dengan biogas (1) - macam limbah kimia dan pemanfaatannya (1) - makalah tentang pengaruh industri kertas terhadap kesehatan kerja (1) - teknik pembuatan kerajinan dari limbah (1) - faktor - faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha tani (2) - Definisi usaha tani (1) - pengertian penumpukan sampah (4) - pengrtian b3 (1) - artikel perkembangan teknologi pengelolaan pertanian (1) - daftar nama perusahaan yang sudah memiliki AMDAL (1) - cara daur ulang sampah anorganik menjadi berbagai macam barang (1) - proses pengolahan limbah cair pada laboratorium kesehatan swasta (1) - BAHAYA B3 DALAM LINGKUNGAN MASYARAKAT (2) -